Melihat Sisi Positif Poligami Ajaran Islam Yang Di Benci Sebagian Umatnya

Mendengar kata poligami mungkin seperti momok yang menakutkan bagi sebagian kaum hawa karena tak ingin cinta mereka di madu dan berbagi suami dengan wanita lain. Apa yang menyebabkan poligami di benci dan di hujat. Pertama kesalahan persepsi tentang poligami yang di ketahui oleh masyarakat. Karena kebanyakan umat muslim mengetahui gambaran  poligami hanya berdasarkan sinetron yang ada di televisi.

Melihat Sisi Positif Poligami  Ajaran Islam Yang Di Benci Dan Di Hujat Umatnya
BACA JUGA:Bagaimana Cara Berdakwah Kepada Saudara Sesama Muslim Sedangkan Saya Bukanlah Seorang Ustadz


Padahal Jika hanya menonton sinetron di televisi maka anda tak akan menemukan contoh poligami yang adil, karena biasanya jalan cerita yang di berikan biasanya adalah istri kedua lebih cantik dari istri pertama sehingga menyebabkan sang suami sering bersikap tak adil pada istri pertama.

Lalu menyebabkan istri pertama solah-olah tertindas sementara istri kedua selalu mendapat keistimewaan dan perlakuan yang lebih baik dari istri pertama.

Tapi semua itu adalah sinetron yang di percayai seperti sebuah kenyataan.

namun  kebanyakan masyarakat indonesia yang menonton sinetron seperti ini akhirnya terpengaruh dan mempertanyakan agamanya kenapa sih dalam agama islam harus ada poligami.

inikan seolah olah menjadi semacam bentuk ketidak adilan dalam persamaan hak antara perempuan dan laki laki.

Dan berbagai macam alasan lainnya yang menyebabkan mereka tak setuju dengan adanya poligami.
Tapi yang pasti allah subhanahu wata’ala tak menurunkan ayat di dalam alquran yang membolehkan poligami sebagai bentuk ketidak adilannya.

Kita akan bahas kenapa islam membolehkan poligami.

sebagai perlindungan kepada kaum wanita.

Sejak zaman dahulu kaum wanita kadang di perlakukan secara tak adil. Bahkan orang-orang di jazirah arab malu jika mereka mempunyai anak perempuan. Saking malunya bahkan ada di antara para bapak yang membunuh  anak perempuannya tersebut degan cara di kubur hidup hidup. Dan begitulah kehidupan zaman jahiliyah sebelum islam datang.

Lalu bagaimana dengan poligami apakah orang zaman dahulu tak melakukan poligami?...

Maka jawabannya mereka juga melakukan poligami.
Raja-raja zaman dahulu sudah terbiasa memiliki seorang ratu dan banyak selir di dalam komplek istananya. Bukan hanya satu atau dua selir bahkan lebih banyak dari itu, begitulah seorang raja bisa memiliki wanita seberapapun yang ingin dia miliki.

Artinya poligami sudah terjadi bukan hanya terjadi pada zaman nabi muhammad tapi jauh sebelum nabi muhammad datang.

Bahkan poligami yang mereka lakukan adalah poligami dengan wanita tak terbatas.  
Di sinilah tugas nabi muhammad datang dan atas perintah allah untuk membatasi dan menghapus tradisi poligami yang tak terbatas seperti ini.

lalu apa bedanya poligami  sebelum nabi muhammad datang dengan  setelah nabi muhammad datang.
Tentu saja berbeda karena di dalam alquran syarat utama untuk melakukan poligami adalah berlaku adil, itulah hal yang ditekankan bagi laki laki yang ingin berbuat poligami.

pertama suami harus bertangung jawab atas istri dan akhlak anak anaknya dan membimbing mereka agar tidak terjerumus dalam keburukan dan kerusakan.

kedua tidak boleh berbuat sewenang-wenang dan berbuat dzolim terhadap setiap istrinya dan harus siap berlaku adil.

ketiga ancaman dari allah untuk para suami melakukan poligami dan suka berbuat tidak adil terhadap istri istrinya yaitu dia akan datang pada hari kiamat dengan keadaaan pundaknya miring sebelah.
Karena itulah poligami berat kecuali di lakukan oleh orang yang tegas dan bertakwa kepada allah.

Lalu bagaimana caranya poligami dapat melindungi wanita.

Contoh itu sudah ada pada nabi muhammad  Walaupun beliau adalah seorang pemimpin  Tapi beliau melakukan poligami tidaklah semena-mena hanya sebatas hawa nafsunya saja.

Seandainya beliau berpoligami dengan menurutkan hawa nafsunya tentu yang di pilih untuk di jadikan istri adalah wanita wanita yang masih gadis dan cantik lagi keturunan terhormat di antara bani quraisy.

tapi kenyataanya tidak. Wanita yang di jadikan poligami tersebut adalah mereka yang statusnya janda akibat suaminya syahid atau meninggal di medan perang dan janda yang memiliki banyak anak seperti zainab bin khuzaimah. Yang membutuhkan perlindungan dan nafkah lahir dan batin dari suami.

Dan juga poligami juga dapat menjadi alternatif lain jika sang istri pertama tidak bisa mempunyai anak sementara sang suami sangat menginginkan dan mendambakan anak dalam rumah tangga mereka.
Selain itu dengan berpoligami istri memiliki peluang yang lebih banyak untuk membaca alquran dan beribadah 

kepada allah karena pekerjaan rumah tangga di ringankan oleh di urus bersama sama oleh dua orang.
Poligami juga dapat melindungi wanita dari perzinahan.

Contohnya Pada saat ini jumblah laki laki lebih banyak daripada perempuan salah satu penyebabnya adalah karena perperangan. Di tambah lagi laki laki juga sering meninggal akibat kebiasaan merokok dan obat obatan terlarang. Belum lagi mereka yang belum siap menikah dengan alasan pekerjaan apalagi zaman sekarang biasa kayaknya kaum muslim melihat adanya laki laki jadi banci dan gay.
Nah dengan keadaan seperti tentu akan sulit bagi wanita zaman sekarang untuk menemukan suami. Solusinya adalah poligami.

Tapi perlu di perhatikan jika seandainya suami meminta izin untuk melakukan poligami anda boleh menolaknya apabila.

Pengetahuan agamanya kurang bahkan dia tidak bisa membaca alquran. Suka berjudi mabuk-mabukan. Nah suami seperti ini yang seperti ini yang boleh anda tolak untuk melakukan poligami.
 karena takut nanti suami tidak bisa berlaku adil dalam pembagian hak-hak rumah tangga. Bahkan nanti bisa jadi bukan manfaat yang di dapat malah mudhoratnya semakin besar.

Namun apabila dia seorang yang sholeh mengetahui apa yang allah haramkan dan apa yang allah perbolehkan. Rajin mengaji dan  beribadah serta pengetahuan agamanya cukup dan anda yakin bahwa dia mampu untuk adil dalam berumah tangga.

maka saran saya alangkah baiknya di izinkan untuk melakukan poligami.










0 Response to "Melihat Sisi Positif Poligami Ajaran Islam Yang Di Benci Sebagian Umatnya"

Post a Comment